KADO AKHIR TAHUN,
HADIAHKAN SERAGAM BARU UNTUK DIK NISA
Jawa Tengah
Nisa, Anak Yatim yang Tidak Mampu Membeli Seragam Sekolah Karena Tidak Punya Uang
Rumahnya pernah roboh, hingga akhirnya pihak desa bekerja sama membangunkan rumah sebagai tempat tinggal untuk mereka. Namun, yang namanya bantuan dari desa tentu seadanya dan tidak semuanya menyeluruh sehingga yang dibangun hanyalah sebuah ruangan yang difungsikan untuk kamar saja. Sedangkan untuk MCK, Nisa dan keluarganya menumpang di rumah pamannya yang tak jauh dari rumah tersebut.


Untuk makan dan kebutuhan sehari-hari yang menanggung mereka adalah Pamannya Nisa. Begitu pula dengan kebutuhan sekolahnya. Hanya saja, dewasa ini pihak sekolah mewajibkan untuk semua peserta didiknya mengenakan seragam sekolah yang harganya tidak bisa dipenuhi untuk Nisa.
Untuk kebutuhan sehari-hari saja Nisa bergantung pada pamannya, tapi untuk seragam sekolah Nisa, pamannya Nisa tidak bisa membelikan karena bagaimanapun juga ia pun memiliki kebutuhannya sendiri yang juga harus dipenuhi. Sehingga, uangnya tidak cukup.

Dunia serasa tidak adil dengan keadaannya Nisa dan keluarganya. Jika dipikir lagi, mereka adalah Dhuafa yang memerlukan bantuan dan juga harus menempuh pendidikan untuk masa depannya yang lebih baik lagi. Namun, untuk mendapatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi nyatanya juga memerlukan biaya yang tidak sedikit, bahkan untuk seragam pun Nisa tidak memiliki uang untuk itu.
Jauh lebih miris lagi, bahwa Nisa adalah satu dari sekian cerita anak-anak yang harus berjuang dengan keadaannya demi seragam sekolah yang harganya terlampau mahal untuk mereka beli. padahal untuk makan saja mereka masih memerlukan bantuan dari orang lain.

Sahabat, jangan biarkan Dek Nisa dan adik-adik lainnya berjuang dengan kondisinya seperti itu sendirian. Mari kita bersamai perjuangannya dengan cara: