Jawa Barat
BAZNAS Kota Bandung hadir membantu penyintas gempa NTT melalui bantuan pangan, kesehatan, kebutuhan dasar, hunian, dan pemulihan. Mari bersama pulihkan harapan.
Bersama Hadapi Bencana, Bersama Pulihkan HarapanPada 15 Agustus 2026, gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.
Guncangan besar tersebut meninggalkan kerusakan dan duka bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Hingga pembaruan 23 Agustus 2026, tercatat 91 orang meninggal dunia, 1.286 orang luka-luka, lebih dari 156 ribu warga mengungsi, dan sekitar 58.360 rumah mengalami kerusakan.
Namun, bencana belum sepenuhnya berakhir.
Hingga 24 Agustus 2026, BMKG masih mencatat ribuan gempa susulan di wilayah Flores. Masyarakat yang berada di pengungsian masih membutuhkan berbagai kebutuhan dasar, layanan kesehatan, perlindungan bagi kelompok rentan, serta dukungan untuk kembali membangun kehidupan mereka.
Melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB), BAZNAS bergerak membantu masyarakat terdampak sejak masa tanggap darurat.
Tim BAZNAS telah melakukan asesmen, memberikan layanan kesehatan, menyediakan kebutuhan dasar, serta mendistribusikan makanan kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Sebanyak 1.900 porsi makanan siap saji telah didistribusikan kepada penyintas di Manggarai Timur.
BAZNAS juga mendirikan posko layanan kesehatan dan membangun masjid darurat untuk membantu masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan dan ruang ibadah yang layak di tengah kondisi bencana.
Tetapi kebutuhan penyintas tidak berhenti pada masa tanggap darurat.
Bagi keluarga yang rumahnya rusak, perjalanan untuk kembali hidup normal masih panjang.
Mereka membutuhkan makanan, air bersih, perlengkapan pengungsian, layanan kesehatan, kebutuhan bayi dan anak, perlengkapan kebersihan, hingga dukungan untuk memperbaiki dan membangun kembali rumah serta memulihkan mata pencaharian.
Kajian Damage and Loss Assessment (DALA) BAZNAS memperkirakan total kerugian akibat gempa di delapan kabupaten di NTT mencapai sekitar Rp2,2 triliun.
Angka tersebut menunjukkan bahwa pemulihan membutuhkan waktu, tenaga, dan dukungan dari banyak pihak.
Kita mungkin tidak berada di lokasi bencana.
Namun, kepedulian kita dapat menjangkau mereka.
Melalui campaign ini, BAZNAS mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu penyintas gempa NTT, mulai dari memenuhi kebutuhan dasar hingga mendukung proses pemulihan sesuai hasil asesmen dan kebutuhan di lapangan.
Setiap donasi adalah bentuk kepedulian.
Setiap kepedulian dapat menjadi bagian dari harapan.
Mari bersama BAZNAS membantu saudara-saudara kita di NTT untuk bertahan, pulih, dan kembali bangkit.